Menelisik Sisi Human Error dari Musibah Kebakaran Pasar Gombong

Kebakaran Pasar Wonokriyo Gombong yang terjadi hari ini, Kamis 07 September 2017, sekitar pukul 02.30 WIB tentu menyisakan kesedihan yang mendalam. Khususnya bagi para pedagangnya.

Banyak faktor yang menjadi sebab musabab kebakaran itu. Dan bukan perkara mudah untuk mencari sebab pasti terjadinya kebakaran. Banyak yang berasumsi, bahwa sebagian besar musibah kebakaran terjadi karena faktor manusianya. Faktor kecerobohan dan kelalaian.

Tad pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, saya sempat ngobrol dengan seorang bapak pedagang sayur keliling. Dari informasi yang berhasil saya korek. Kebakaran tersebut dipastikan berasal dari hubungan pendek arus listrik. Menurutnya, blok pasar tempat lokasi kebakaran terjadi, instalasi kabel listriknya sangat buruk, bahkan boleh dikatakan semrawut berseliweran.

Antar pedagang, dengan gampang menyalurkan sendiri kabel listriknya dari lapak/kios di sebelahnya, tanpa prosedur instalasi standard yang aman. Posisi kabel yang terbuka tanpa diselubungi pipa paralon dan terminal listrik model gantung yang terbuka, sangat memungkinkan terjadinya hubungan pendek arus listrik.

Kecerobohan seperti inilah yang akhirnya menimbulkan petaka. Saya hanya merenung, Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya, namun hamba-Nya lah yang begitu sering menzalimi dirinya sendiri.

Semoga banyak hikmah dari musibah ini. Mari kita berdoa, agar para pedagang yang terkena musibah diberikan ketabahan, mendapat pengganti yang lebih baik dan rizki yang lebih lagi. Amin…


Photo credit : Mas Toto Gombong & Ono Karsono

Leave a Reply

%d bloggers like this: