Cara Mudah Menjemput Rejeki

Sebagai seorang yang berkecimpung dalam dunia usaha, saya banyak sekali mendapatkan insight dan ide mengenai peluang-peluang usaha baru. Baik itu dari percakapan di sosial media, percakapan dengan teman atau pengamatan langsung di lapangan.

Bengkel Mobil KIA Hyundai

Bengkel Spesialis Mobil KIA Hyundai. Photo credit : Tri Sutoro Yogya.

Ada beberapa contoh peluang usaha menarik yang bisa digarap dan berpotensi mendapatkan penghasilan :

  1. Jasa sewa motor (dari percakapan di sosial media twitter & fb)
  2. Jasa penitipan hewan peliharaan (dari obrolan dengan teman yang memiliki usaha pet shop di Gombong)
  3. Bengkel mobil spesialis merk tertentu, misal bengkel mobil Korea (KIA / Hyundai). Ide ini dari teman di sosmed yang sering pamer bengkelnya rame terus.
  4. Jasa antar jemput cuci motor / mobil.
  5. Dan masih banyak lainnya, besok saya buka lagi note saya di hape 🙂

Bila kita jeli, memang banyak sekali peluang usaha di sekitar kita. Asal kita expert di bidangnya atau bekerja dengan sepenuh hati (profesional), selalu ada lubang rejeki disana.

Ada cerita menarik tentang usaha pemungut barang bekas (tukang rongsok) di daerah saya. Dulu, saya sering kesulitan menjual kardus bekas dan botol plastik yang merupakan limbah dari toko saya. Suatu saat, saya menemukan seorang pemungut barang-barang bekas (tukang rongsok) yang sedang mengambil barang bekas di suatu rumah penduduk. Saya pun minta nomor hapenya, menanyakan kepadanya apakah mau datang ke rumah untuk mengambil kardus bekas milik saya.

Tukang rongsok ini bersedia mengambil barang bekas tersebut. Dari situlah awal saya berlangganan kepada tukang rongsok ini. Ternyata, langganan dia ini banyak, bukan dari warga sekitar saja, tapi juga dari beberapa sekolah di kec Gombong.

Karena memang kerjanya bagus, sigap dan gesit, dia tidak pernah kesulitan mendapatkan kardus-kardus bekas. Banyak orang yang menghubunginya untuk menjemput barang bekas miliknya. Berbekal kontak nomor hape, rejeki dengan mudah dijemputnya. Disamping itu, orangnya sangat jujur.

Di sisi lain, yang saya sukai dari tukang rongsok ini, dia mau membuang barang bekas lainnya yang memang tidak laku diijual, seperti botol-botol kaca atau pecahan gelas/piring. Ada value lebih yang dia berikan kepada saya.

Kalau harga kardus bekas sedang bagus, dalam sehari, untuk mendapatkan uang bersih Rp 100.000 itu sangat mudah baginya. Kalau harga sedang turun, dia bisa mendapatkan penghasilan bersih antara Rp 50rb – 75rb per hari. Menurut ukuran saya, itu sudah sangat lumayan. Modalnya cuma sebuah sepeda motor, dan timbangan portabel. Sederhana sekali.

Yang bisa ditarik dari cerita diatas, kunci kelancaran sebuah usaha adalah pembelian berulang dari pelanggan setia. Kalau ini sudah dimiliki insya Allah rejeki akan lancar mengalir. Disamping itu, karakter juga sangat berpengaruh terhadap perolehan rejeki kita.

Plus tawakal dan taqwa kita kepada Sang Pemilik Rejeki. Semoga meng-inspirasi!

Leave a Reply

%d bloggers like this: