8 Tips Efektif agar Tragedi Brexit tidak menimpa Anda

Dikabarkan sebanyak 17 pemudik meninggal dunia selama arus mudik Lebaran, sejak 29 Juni hingga 5 Juli 2016 di wilayah Kabubaten Brebes, Jawa Tengah.

Sebagian dari korban tersebut meninggal saat kemacetan parah. Tragedi ini menyisakan duka pilu. Kemacetan parah ini membuat korban berjatuhan.

Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kemenkes RI Achmad Yurianto melalui keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan para korban meninggal dunia.

“Kelelahan dan kekurangan cairan dapat berdampak fatal, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak, orangtua, dan mereka yang memiliki penyakit kronis (hipertensi, diabetes, atau jantung),” ujar Yurianto.

“Ditambah kondisi kabin kendaraan yang kecil, tertutup, dan pemakaian AC yang terus-menerus. Hal ini akan menurunkan kadar oksigen dan meningkatkan CO2,” tambah dia.

Sebenarnya, tidak hanya perjalanan di kendaraan roda 4 saja yang perlu diwaspadai. Namun juga perjalanan via kereta api.

Kejadian gangguan lokomotif kereta api eksekutif Taksaka Yogyakarta-Gambir pada tanggal 09 Juli 2016 telah membuat penumpang tertahan selama empat jam di Indramayu. Otomatis, tertahannya kereta Taksaka juga berimbas pada perjalanan kereta lainnya di belakang.

Taksaka Yogya Gambir tertahan 4 jam di Indramayu

Berikut 8 tips yang disarankan sebelum anda melalukan perjalanan mudik atau perjalanan jauh :

  1. Cek kondisi ban mobil.
  2. Cuci mobil & interiornya diberi pengharum agar saat berkendara nyaman dan tak tersiksa bau tidak sedap.
  3. Sebelum berangkat, selalu menjaga kesehatan tubuh, pastikan fisik anda dalam kondisi prima (sedang tidak sakit).
  4. Sangat penting untuk membawa cadangan bahan pangan dan minuman yang cukup agar penumpang tidak kelaparan saat perjalanan.
  5. Siapkan anggaran ekstra demi kenyamanan saat berkendara.
  6. Bawa tikar untuk keperluan istirahat di luar kendaraan sewaktu kondisi macet.
  7. Bila pemudik membawa balita, orang tua yang sudah renta & sakit, sebaiknya melewati rute perjalanan yang padat penduduk, ini sangat penting bila di perjalanan ada penumpang yang sakit agar bisa cepat ditangani. Minimal bisa dilarikan di klinik, puskesmas atau RS terdekat.
    Tidak bisa dibayangkan jika hal ini terjadi ketika kita terjebak di ruas tol yang tidak ada fasilitas publiknya sama sekali.
  8. Istirahatlah selamat 15 menit per 2 jam mengemudi.

Semoga tips diatas bermanfaat, sedulur 🙂

Tips credit : Sudiono Tambun.

Leave a Reply

%d bloggers like this: